Baca Juga:
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu bentuk evaluasi yang
mengukur penguasaan konsep, kemampuan berpikir kritis, penalaran ilmiah,
serta keterampilan menyelesaikan permasalahan di bidang Kimia. Oleh karena
itu, memahami pola soal dan strategi penyelesaiannya menjadi langkah penting
bagi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA maupun seleksi pendidikan
tinggi.
Dalam artikel ini disajikan kumpulan soal TKA Kimia SMA Tahun 2025 beserta
pembahasan yang disusun secara sistematis, jelas, dan mudah dipahami.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada jawaban akhir, tetapi juga menjelaskan
konsep-konsep dasar serta langkah-langkah penyelesaian sehingga pembaca
dapat memahami alasan di balik setiap penyelesaian soal. Dengan demikian,
artikel ini diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang efektif sekaligus
referensi bagi guru dalam kegiatan pembelajaran maupun pembinaan siswa.
Baca Juga:
Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi para siswa dalam meningkatkan
pemahaman konsep Kimia, melatih kemampuan berpikir analitis, dan menambah
rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik. Selain
itu, kami berharap materi yang disajikan dapat menjadi referensi yang
bermanfaat dalam mempersiapkan
Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kimia SMA pada tahun-tahun
berikutnya, sehingga peserta didik mampu meraih hasil yang optimal. Soal ini diperoleh dari sumber yaitu https://www.m4th-lab.net/.
TKA KIMIA 1
Fosfor merupakan salah satu unsur penting yang banyak digunakan dalam berbagai produk kimia, baik di bidang pertanian, industri, maupun laboratorium. Senyawa-senyawa fosfor memiliki peranan yang beragam, misalnya sebagai bahan pupuk, bahan tambahan makanan, hingga bahan baku pembuatan zat kimia lainnya.
Beberapa contoh senyawa yang mengandung fosfor beserta massa molekul relatifnya (Mr) dapat dilihat pada tabel berikut.
| Nama Senyawa |
Rumus Kimia |
Mr |
| Natrium dihidrogen fosfat |
$NaH_{2}PO_{4}$ |
120 |
| Natrium hidrogen fosfat |
$Na_{2}HPO_{4}$ |
142 |
| Natrium fosfat |
$Na_{3}PO_{4}$ |
164 |
| Fosfor triklorida |
$PCl_{3}$ |
137,5 |
| Fosfor pentaklorida |
$PCl_{5}$ |
208,5 |
Senyawa yang memiliki kandungan fosfor tertinggi adalah.... (diketahui Ar P = 31 )
A. Natrium dihidrogen fosfat
B. Natrium hidrogen fosfat
C. Natrium fosfat
D. Fosfor triklorida
E. Fosfor pentaklorida
TKA KIMIA 2
Penggunaan gas etana dan propana sebagai bahan bakar alternatif semakin meningkat di kawasan industri. Meski pembakarannya berlangsung sempurna, gas rumah kaca berupa $CO_{2}$ tetap dihasilkan yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
Dalam suatu percobaan, campuran 10 liter etana $(C_{2}H_{6})$ dan propana $(C_{2}H_{8})$ dibakar sempurna menghasilkan gas karbon dioksida dan 36 L air. pembakaran masing-masing gas sebagai berikut:
$C_{2}H_{6}+O_{2}(g) \rightarrow CO_{2}(g)+H_{2}O(g)$ (belum Setara}
$C_{2}H_{8}+O_{2}(g) \rightarrow CO_{2}(g)+H_{2}O(g)$ (belum Setara}
Berapakah volume total gas $CO_{2}$ yang dihasilkan dari pembakaran campuran tersebut jika semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama?
A. 8 L
B. 18 L
C. 20 L
D. 26 L
E. 44 L
TKA KIMIA 3
Sulfur dioksida$(SO_{2})$ merupakan polutan udara berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dan aktivitas industri. Gas$(SO_{2})$ dapat menyebabkan hujan asam dan masalah pernapasan, Sebuah stasiun pemantau kualitas udara mengambil sampel udara di area industri sebanyak 6 liter pada suhu $25^{0}C$ dan tekanan 1 atm. Hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi sulfur dioksida di area industri sebanyak 0.0002% volume. Berapakah jumlah molekul $(SO_{2})$ yang terdeteksi dalam sampel?
(Diketahui: Bilangan Avogadro: $6,02 x 10^{23}$ molekul/mol)
A. $2,95 x 10^{17}$
B. $12,02 x 10^{17}$
C. $3,32 x 10^{18}$
D. $1,51 x 10^{23}$
E. $2,41 x 10^{24}$
TKA KIMIA 4
Tembaga $(Cu)$ banyak dimanfaatkan dalam industri kelistrikan seperti pembuatan kabel, kumparan motor, dan komponen elektronik, karena memiliki konduktivitas listrik yang sangat tinggi. Salah satu cara mendapatkan tembaga murni adalah dengan mereduksi $CuO$ menggunakan karbon. Reaksi berlangsung sebagai berikut:
$2CuO(s)+C(s) \rightarrow 2Cu(s) + CO_{2}(g)$
Di laboratorium sekolah seorang murid mereaksikan 39,75 gram $CuO$ dan 3,0 gram karbon, berapa gram tembaga murni $(Cu)$ maksimum yang dapat diperoleh?
(Diketahui: Ar: Cu = 63, 5 o = 16 C-12)
A.16 gram
B.23,8 gram
C.25,4 gram L
D.31,75 gram L
E. 47,62 gram
TKA KIMIA 5
Kristal kalium klorida $(KCI)$ merupakan garam penting yang memiliki banyak kegunaan, misalnya sebagai sumber suplemen kalium untuk mengatasi hipokalemia dan hipertensi, atau di bidang pertanian sebagai pupuk tanaman. Seorang peneliti bidang pertanian ingin membuat kristal kallum klorida $(KCl)$ dari kalium hidroksida dan asam klorida. Persamaan reaksi yang terjadi:
$KOH(aq)+HCl(aq) \rightarrow KCl(aq) + H_{2}O(l)$
Tahapan reaksi mencakup reaksi netralisasi diikuti dengan pemisahan dan pemurnian produk dengan cara rekristalisasi.
Larutan yang tersedia di laboratorium adalah sebagai berikut
(Diketahui Ar K = 39, CI = 35,5)
Secara teori, manakah komposisi berikut yang jika direaksikan akan menghasilkan tepat 29,8 gram kristal KCI?
Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
| Pernyatan |
benar |
Salah |
| 300 ml larutan dari botol B + 200 ml larutan dari botol C |
|
|
| 200 ml larutan dari botol B + 300 ml larutan dari botol D |
|
|
| 400 mL larutan dari botol A + 500 ml larutan dari botol C |
|
|
TKA KIMIA 6
Minyak bumi merupakan campuran berbagai macam za organik dengan komponen pokok senyawa hidrokarbon. Pemisahan minyak mentah dilakukaa dalam kilang minyak melalui proses destilasi bertingkat berdasarkan perbedaan titik didih. Beberapa fraksi minyak bumi antara lain: senyawa P, senyawa Q, senyawa R, dan senyawa 5 memiliki kegunaan yang berbeda.
Berikut disajikan grafik hubungan bobot molekul senyawa hidrokarbon P, Q, R, dan S dengan titik didihnya:
Berdasarkan grafik, tentukan pasangan senyawa hidrokarbon dengan potensi pemanfaatannya yang benarl Pilih semua jawaban benar, Jawaban benar lebih dari satu.
o Senyawa Q dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.
o Senyawa R dapat digunakan sebagai minyak pelumas.
o Senyawa P bermanfaat sebagai bahan bakar pesawat terbang.
o Senyawa S dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lilin.
o Senyawa P dapat dimanfaatkan sebagai pelarut.
TKA KIMIA 7
Suatu hidrokarbon pada suhu kamar berbentuk gas dan tidak berwarna, digunakan sebagai komponen utama LPG dan kompor portabel. Hasil pembakaran sempurna terhadap 2 mol hidrokarbon tersebut menghasilkan 8 mol $CO_{2}$ dan 10 mol $H_{2}O$ .
Senyawa hidrokarbon tersebut memiliki:
2 atom C primer
2 atom C sekunder
Bagaimana hasil analisis terhadap senyawa hidrokarbon tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut ini terkait senyawa hidrokarbon tersebut!
| Pernyatan |
benar |
Salah |
| Rumus kimia hidrokarbon tersebut adalah $C_{4}H_{10}$ |
|
|
| Struktur hidrokarbon tersebut adalah: |
|
|
| Hidrokarbon tersebut diperkirakan memiliki titik didih lebih rendah dibandingkan pasangan isomernya |
|
|
TKA KIMIA 8
Suatu perusahaan energi sedang meneliti dua senyawa hidrokarbon, yaitu 1-butena dan 2-metil 1-propena, untuk digunakan sebagai bahan bakar tambahan dalam campuran bensin ramah lingkungan.
Tim peneliti ingin mengetahui senyawa mana yang memberikan energi pembakaran lebih besar per mol untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan cara membandingkan struktur kedua senyawa dan menganalisis reaksi pembakaran dari masing-masing isomer.
Saat keduanya dibakar sempurna diperoleh data perubahan entalpi pembakaran ($\Delta{H}$) masing-masing sebagai berikut.
| Senyawa $C_{4}H_{8}$ |
$\Delta{H}$ |
| 2-metil 1-propena |
-2,715 |
| 1-butena |
-2,721 |
Bagaimana hasil analisis terhadap kedua isomer tersebut? Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut ini mengenai kedua isomer!
| Pernyatan |
benar |
Salah |
| 1-butena memberikan efisiensi pembakaran yang lebih baik dibandingkan 2-metil 1-propena |
|
|
| Secara termodinamika 2-metil 1-propena lebih stabil dan memiliki tingkat energi lebih rendah dibandingkan 1-butena |
|
|
| Hibridisasi senyawa karbon hasil pembakaran adalah $sp^{3}$ |
|
|
TKA KIMIA 9
Dalam sebuah artikel ilmiah, dinyatakan bahwa "Penggunaan pupuk amonium berlebih dalam pertanian dapat meningkatkan keasaman tanah, lon amonium $(NH_{4}^{+} )$ yang terhidrolisis akan menghasilkan ion hidronium $(H_{3}O^{+} )$, yang dapat menurunkan pH tanah dan memengaruhi ketersediaan unsur hara bagi tanaman."
Tertarik dengan fenomena ini, Hayyan dan temannya mempelajari lebih lanjut, Dari hasil studi pustaka, mereka menemukan bahwa salah satu reaksi yang terjadi dalam tanah adalah:
$NH_{4}^{+} + H_{2}O \Leftrightarrow NH_{3} + H_{3}O^{+}$
Berdasarkan reaksi dan teori Bronsted-Lowry, manakah yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi yang tepat?
A.$NH_{4}^{+}$ dan $H_{2}O$
B.$NH_{3}$ dan $H_{3}O^{+}$
C. $H_{3}O^{+}$ dan $NH_{4}^{+}$
D.$NH_{3}$ dan $H_{2}O$
E. $NH_{4}^{+}$ dan $NH_{3}$
TKA KIMIA 10
Seorang peneliti lingkungan mengambil 5 sampel air limbah cair dari industri peternakan yang diduga mengandung spesi asam/basa. Peneliti melakukan analisis pada 5 sampel tersebut untuk membuktikan apakah benar pada masing-masing sampel mengandung spesi asam/basa sesuai dengan yang digunakan industri tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan indikator fenolftalein yang memiliki trayek pH 8.0-10,0 dengan perubahan warna dari tidak berwarna menjadi merah muda (merah) pada rentang pH tersebut.
Berikut adalah tabel data kandungan senyawa pada sampel limbah berdasarkan dugaan peneliti:
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
$HI$ |
$H_{2}SO_{3}$ |
$Sr(OH)_{2}$ |
$Ca(OH)_{2}$ |
$HClO_{3}$ |
Berdasarkan data tersebut, dugaan peneliti kemungkinan benar jika sampel tersebut ditetesi indikator fenolftalein menunjukkan warna.....
A. Lihat Tabel
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
Tak Berwarna |
Merah Muda |
Merah Muda |
Merah Muda |
Tak berwarna |
B. Lihat Tabel
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
Merah Muda |
Tak berwarna |
Tak berwarna |
Merah Muda |
Tak berwarna |
C. Lihat Tabel
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
Tak berwarna |
Merah Muda |
Merah Muda |
Tak berwarna |
Merah Muda |
D. Lihat Tabel
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
Merah Muda |
Tak berwarna |
Tak berwarna |
Tak berwarna |
Merah Muda |
E. Lihat Tabel
| Sampel Limbah |
A |
B |
C |
D |
E |
| Kandungan |
Tak berwarna |
Tak berwarna |
Merah Muda |
Merah Muda |
Merah Muda |
TKA KIMIA 11
Deterjen cair memiliki beberapa keunggulan dibandingkan deterjen bubuk, terutama dalam hal kelarutan, kemudahan penggunaan, dan potensi residu pada pakaian dan mesin cuci. Deterjen cair juga relatif lebih aman bagi kulit sensitif. Annisa memeriksa komposisi deterjen cair di rumahnya dan menemukan senyawa basa Natrium hidroksida (NaOH) dengan kadar 0,1%, sesual kadar alkali bebas maksimal yang ditentukan BSN. Annisa ingin menguji deterjen tersebut di laboratorium kimia sekolah. la mengambil 10 ml sampel deterjen lalu diencerkan dengan akuades sampai 100 mL. Kemudian 20 ml larutan encer dititrasi dengan larutan asam klorida HCI 0,1 M. Titrasi dilakukan tiga kali dan diperoleh data sebagai berikut:
| Titrasi ke- |
Volume NaOH (mL) |
Volume HCI 0,1 M hasil titrasi (mL) |
| 1 |
20 |
8,2 |
| 2 |
20 |
8.0 |
| 3 |
20 |
7,8 |
Berdasarkan hasil titrasi yang dilakukan, manakah pernyataan yang tepat mengenai kadar NaOH dalam deterjen cair tersebut?
(Ar Na=23, 016. H=1)
A. Kadar NaOH di bawah yang tercantum pada label, yaitu mengandung 0,04% NaOH.
B. Kadar NaOH sesuai dengan yang tercantum pada label, yaitu mengandung 0,1% NaOH.
C. Kadar NaOH melebihi yang tercantum pada label, yaitu mengandung 0,4% NaOH.
D. Kadar NaOH melebihi yang tercantum pada label, yaitu mengandung 0,16% NaOH.
E. Kadar NaOH melebihi yang tercantum pada label, yaitu mengandung 1,6% NaOH.
TKA KIMIA 12
Sekelompok siswa sedang melakukan praktikum untuk menguji daya hantar listrik larutan yang belum diketahui. Tiga senyawa yang belum diketahui (X, Y, dan 2) diuji daya hantar listriknya menggunakan indikator lampu. Hasil yang diperoleh dapat dilihat pada tabel pengamatan berikut.
| Zat |
Hasil Pengamatan Terhadap Bola lampu dan Elektroda (Lelehan) |
VHasil Pengamatan Terhadap Bola lampu dan Elektroda (Larutan)) |
| X |
Redup;Ada gelembung |
Terang;Banyak gelembung |
| Y |
Tidak menyala;Tidak ada gelembung |
Redup;Sedikit gelembung |
| Z |
Tidak menyala;Tidak ada gelembung |
Terang;Banyak gelembung |
Berdasarkan data hasil percobaan, manakah kemungkinan pasangan zat/senyawa yang sesuai dengan hasil percobaan?
A. Senyawa X adalah $Na_{2}S_{2}O_{3}$ dan senyawa Y adalah KI.
B. Senyawa X adalah $Na_{2}S_{2}O_{3}$ dan senyawa Y adalah $CH_{3}COOH$
C. Senyawa X adalah Kl dan senyawa Z adalah $CH_{3}COOH$
D. Senyawa Y adalah $CH_{3}COOH$ dan senyawa Z adalah $Na_{2}S_{2}O_{3}$
E. Senyawa Y adalah HCI dan senyawa Z adalah $Na_{2}S_{2}O_{3}$
TKA KIMIA 13
Sebuah pabrik farmasi memproduksi sirup obat batuk untuk anak-anak. Berdasarkan formulasi, kandungan zat aktif dan bahan tambahan per botol (isi 50 ml) adalah sebagai berikut:
| Bahan Aktif/Tambahan |
Jumlah (g) |
| Dekstrometorfan HBr |
0,6 |
| Gula (sukrosa) |
10,0 |
| Perisa buah sintetis |
0,2 |
| Air dan bahan lain |
sampai 50 ml |
Menurut pedoman keamanan obat untuk anak-anak, standar mutu aman (dalam persen massa per 100 mL) adalah:,BR.
Dekstrometorfan HBr maksimal 1% (untuk mencegah overdosis)
Gula (sukrosa) maksimal 15% (untuk mencegah kadar gula berlebih)
Perisa buah sintetis maksimal 0,3% (agar rasa tidak berlebihan)
Pernyataan manakah yang paling tepat mengenai komposisi sirup tersebut?
(Diketahui massa jenis sirup adalah 1 g/ml).
A. Mengandung dekstrometorfan HBr sebesar 2%, sudah tidak aman untuk digunakan.
B. Mengandung gula sebesar 20%, sudah melebihi batas aman untuk anak-anak.
C. Mengandung perisa buah sintetis sebesar 0,2% masih pada batas aman.
D. Semua kandungan zat aktif dan bahan tambahan berada pada batas aman sesuai standar mutu.
E. Kandungan dekstrometorfan HBr dan perisa buah masih berada pada batas aman untuk anak-anak
TKA KIMIA 14
Dalam upaya mempelajari proses pengolahan limbah rumah tangga, Anisa dan Kristin melakukan simulasi sederhana di laboratorium. Anisa dan Kristin melakukan percobaan dengan mencampurkan 100 mL $CaBr_{2}$ 0,01 M dengan 100 ml $NaSO_{4}$ 0,02 М.
lon Ca^{2+} dan $SO_{4}^{2-}$ dapat membentuk endapan $CaSO_{4}$ yang sukar larut, sehingga dimanfaatkan untuk mengisolasi ion sulfat pada air limbah rumah tangga.
Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan yang tepat mengenai kemungkinan terbentuknya endapan $CaSO_{4}$ pada percobaan yang dilakukan?
(Diketahui $K_{sp}CaSO_{4}=2,4 x 10^{-6}$ )
A. Terbentuk endapan $CaSO$, karena Ksp lebih kecil dari harga Q.
B. Garam $CaSO_{4}$ akan terus larut karena Ksp lebih besar dari harga Q
C. Larutan $CaSO_{4}$ tepat jenuh karena Ksp sama dengan harga Q.
D. Terbentuk endapan $CaSO_{4}$ karena Ksp lebih besar dari harga Q
E. Garam akan larut karena harga Q lebih besar dari Ksp
TKA KIMIA 15
Natrium klorida (NaCl), sukrosa $(C_{12}H_{22}O_{11})$ dan metanol$(C_{12}H_{3}OH)$ memiliki peran yang berbeda dalam industri. Natrium klorida digunakan dalam proses produksi klorin dan soda kaustik. Metanol sebagai pelarut dan bahan baku untuk berbagai produk kimia dan industri, sedangkan sukrosa digunakan dalam industri makanan dan minuman. Natrium klorida (NaCl), sukrosa $(C_{12}H_{22}O_{11})$ dan metanol $(C_{12}H_{3}OH)$ dalam jumlah sama dilarutkan dalam air dengan volume sama. ilustrasi ketiga larutan dengan komposisi dan nilai tekanan uapnya.
Berdasarkan warna, penyataan berikut yang benar terkait tekanan uap dari ketiga larutan adalah
A. Tekanan uap larutan A < Larutan C < Larutan B karena jumlah partikel NaCl > $C_{12}H_{3}OH$> $C_{12}H_{22}O_{11}$
B. Larutan C memiliki tekanan uap tinggi karena metanol memperbesar kecenderungan molekul meninggalkan fase cair.
C. Larutan A memiliki tekanan uap lebih rendah karena penambahan NaCl menyebabkan lebih banyak air yang diubah menjadi uap air.
D. Tekanan uap larutan C lebih tinggi dari larutan B karena jumlah partikel metanol lebih banyak meskipun jumlah molnya sama.
E. Penambahan sukrosa pada larutan B menyebabkan tekanan uap turun karena sukrosa merupakan partikel ionik
TKA KIMIA 16
Tekanan osmotik memiliki beberapa aplikasi penting dalam bidang kesehatan, salah satu diantaranya adalah pembatas cairan infus dan proses dialisis, Kalium klorida adalah obat yang digunakan dalam pada pasien dengan gangguan elektrolit yang berat (kadar kallum darah dangat rendah) yang sering digunakan dokter ketika memberikan obat lain yang dapat menurunkan kadar kalium dalam darah. Ani, seorang peneliti di laboratorium farmasi membuat cairan infus yang diukur pada suhu $27^{o}C$ . Ia mengambil sebanyak 14,9 g KCI (Mr = 74,5) dan melarutkannya ke dalam 1000 ml air.
Berapakah tekanan osmotik larutan KCI tersebut?
(Diketahui: R =0,082. L atm $mol^{-1}K^{-1}$)
A. 10,16 atm.
B. 9,84 atm.
C. 4,92 atm.
D. 0,88 atm.
E. 0,44 atm.
TKA KIMIA 17
Larutan antibeku $(C_{3}H_{8}O_{2})$ yang mengandung propilen glikol digunakan dalam pencairan es untuk menghilangkan salju, es, atau embun beku yang menempel pada permukaan pesawat seperti sayap dan ekor sebelum lepas landas yang dapat membahayakan penerbangan, Larutan antibeku ini juga digunakan untuk mencegah pembentukan es pada permukaan pesawat selama kondisi cuaca dingin yang disebut anti-icing. Sebelum pesawat lepas landas disemprotkan larutan antibeku yang mengandung 1140 g propilen glikol dalam 1 liter air.
Berdasarkan wacana, apakah larutan antibeku tersebut dapat mencegah pembentukan es ketika pesawat terbang di daerah dengan suhu -22,3 ?
(Diketahui Ar C = 12. Н = 1, O = 16, air 1,86 /molal)
A. Ya, karena titik beku larutan tersebut mencapai -18,6
B. Ya, karena titik beku larutan tersebut mencapai -22,3
C. Ya, karena titik beku larutan tersebut mencapai -27,9
D. Tidak, karena titik beku larutan tersebut hanya 18,6
E. Tidak, karena titik beku larutan tersebut hanya 27,9
TKA KIMIA 18
Perhatikan grafik yang menggambarkan konsep laju reaksi dari suatu reaksi berikut.
Berdasarkan grafik tersebut, reaktan dari reaksi tersebut adalah .....
A. $NO$ dan $H_{2}O$
B. $NH_{3}$ dan $NO$
C. $NH_{3}$ dan $O_{2}$
D.$NH_{3}$ dan $H_{2}O$
E.$H_{2}O$ dan $O_{2}$
TKA KIMIA 19
Rania mencari informasi mengenai senyawa hidrokarbon yang memiliki 5 atom karbon. Hidrokarbon dengan atom karbon rendah banyak digunakan sebagai sumber bahan bakar. Berikut Ini data entalpi pembakaran standar (AHc") yang diperoleh Rania dari berbagai sumber:
| No |
Hidrokarbon dengan 5 atom C |
Entalpi pembakaran standar (AHc") |
| 1 |
n-pentana $(C_{5}H_{12})$ |
-3509 kJ/mol |
| 2 |
1-pentana $(C_{5}H_{10})$ |
-3349 kJ/mol |
| 3 |
sikloo pentana $(C_{5}H_{10})$ |
-3291 kJ/mol |
Berdasarkan data yang diperoleh, senyawa yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar yang paling ramah lingkungan adalah...
A. n-pentana karena menghasilkan $CO_{2}$ paling sedikit per energi yang sama.
B. 1-pentena karena memiliki ikatan rangkap sehingga pembakaran lebih mudah.
C. Siklopentana karena menghasilkan energi paling besar untuk setiap mol pembakaran.
D. Semua sama karena masing-masing menghasilkan 5 mol $CO_{2}$ per mol.
E. 1-pentena karena menghasilkan $H_{2}O$ lebih banyak dibandingkan n pentana dan siklopentana.
TKA KIMIA 20
Dalam industri bahan bakar ramah lingkungan, salah satu proses penting yaitu pengubahan etena $(C_{2}H_{4})$ menjadi etanol $(C_{2}H_{2}OH)$ melalui reaksi kesetimbangan berikut:
Operator tersebut menggunakan reaktor yang sama pada suhu = 400^{o}C , ia memperoleh nilai K pada suhu tersebut = 0,9. Agar gas etanol yang dihasilkan meningkat, upaya terbaik yang dapat dilakukan selain menambah lebih banyak $C_{2}H_{4}$ (reaktan) ke dalam reaktor adalah....
A. Menurunkan suhu hingga mendekati suhu kamar $\pm{25^{0}}C$ karena reaksinya bersifat eksoterm, sehingga nilai $K_{c}$ akan berkurang $(K_{c} < 0,9$
B. Menurunkan suhu dengan kisaran: $400^{o}C > T > 300^{o}C$ karena reaksinya bersifat eksoterm, sehingga nilai meningkat $(K_{c} < 0, 9)$
C. Menurunkan suhu dengan kisaran: $400^{O}C > T > 25^{o}$ karena reaksinya bersifat eksoterm, sehingga nilai meningkat$ (K_{c} < 0, 9)$
D. Meningkatkan suhu dengan kisaran $500^{o}C > T > 400^{o}C$ karena reaksinya bersifat endoterm. sehingga nilai meningkat $(K_{c} < 0, 9)$
E. Meningkatkan suhu dengan kisaran $500^{o}C > T > 400^{o}C$ karena reaksinya bersifat eksoterm, sehingga nilai berkurang $(K_{c} < 0, 9)$
TKA KIMIA 21
Seorang peneliti sedang melakukan studi reaksi kesetimbangan gas buang kendaraan di atmosfer.
Berdasarkan grafik reaksi kesetimbangan tersebut, apakah yang terjadi jika tekanan wadah dinaikkan dua kali lipat?
A. Kesetimbangan reaksi bergeser ke kiri karena jumlah mol produk lebih kecil.
B. Kesetimbangan reaksi bergeser ke kiri karena jumlah mol reaktan lebih besar.
C. Kesetimbangan reaksi bergeser ke kanan karena jumlah mol produk lebih kecil.
D. Kesetimbangan tidak akan bergeser, karena semua zat berwujud gas.
E. Kesetimbangan akan bergeser ke kanan, karena konsentrasi semua zat meningkat.
TKA KIMIA 22
Sel Volta atau sel galvanik adalah dasar dari konsep bateral. Baterai disebut juga sel kering atau sel Leclanche. Salah satu jenis sel baterai adalah baterai alkalin yang menghasilkan energi yang lebih besar sehingga lebih kuat dan tahan lama. Baterai ini umum digunakan dalam berbagai perangkat elektronik seperti remot kontrol, kamera digital, dan jam tangan. Berikut reaksi pada baterai alkalin:
$Zn(s)+2MnO_{2}(s)+H_{2}O(l)\rightarrow ZnO(s)+Mn_{2}O_{3}(s)+2H_{2}O(l)$
Berdasarkan informasi, zat apakah yang bertindak sebagai oksidator dalam reaksi pada bateral alkalin?
A. $MnO_{3}$
B. $ZnO$
C. $H_{2}O$
D. $MnO_{2}$
E. $Zn$
TKA KIMIA 23
Sebuah sel volta disusun menggunakan dua logam, X dan Y, yang dicelupkan ke dalam larutan berisi lon dari masing-masing logam. Rangkaian lengkapnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Dari informasi dan skema yang diberikan, manakah pernyataan berikut yang tepat mengenai reaksi reduksi dan oksidasi pada sel volta tersebut?
A. Elektroda X mengalami oksidasi, $X(s)\rightarrow X_{2}^{+}(aq)+2e$
B. Massa logam Y berkurang seiring waktu disebabkan Y mengalami oksidasi.
C. Konsentrasi ion $Y^{2+} $ berkurang seiring waktu sebab ion ini mengalami reduksi.
D. Elektroda Y berperan sebagai katoda, tempat terjadinya reaksi reduksi
E. Konsentrasi ion $X^{2+}$ bertambah seiring waktu karena oksidasi logam X.
Leave a Comment